Kamis, November 04, 2010

Fauzia Cahyo Indriyati S.Ikom

Selamat Malam..

Haiii, Apa kabar?? maaf baru sekarang saya sempat untuk menulis lagi, setelah hampir 2 minggu saya off.. terakhir dalam tulisan saya yang lebih bermakna, detik-detik saya menjelang sidang profesor dan skripsi ya..

Dan sekarang saya kembali menulis untuk memberitahukan bahwa saya LULUS menjadi seorang Sarjana Ilmu Komunikasi.. Alhamdulillah saya sangat bersyukur kepada Allah yang sudah meperlancar jalan saya untuk menggapai impian saya menjadi seorang sarjana..

Kita mulai cerita dari Sidang Profesor ya, saya sidang Profesor hari Rabu tanggal 20 Oktober 2010.. Tepat pukul 07.00 pagi saya dan sejumlah teman seangkatan menjalankan sebuah sidang profesor. Sidang ini di uji Oleh Prof. Margono..

Dimata saya Prof. Margono memang sosok yang bisa dikatakan sebagai seoarang profesor, dari ketepatan waktu, beliau sudah datang dari 30 menit sebelum sidang itu dimulai.. Prof. Margono menguji 14 mahasiswa calon S.Ikom dengan waktu hampir 4 jam..

Jangan ditanya gimana perasaan saya detik-detik menjelang sidang dimulai, mual, pengen muntah, panas dingin, jatung saya berdetak 10000x labih cepat dari biasanya..
Saya dapat no urut ke dua dari depan, dimana pas sekali depan meja saya adalah si Prof. Ya allah rasanya makin ciut deh kaya tikus.. Tapi dalam hati saya terus berdoa agar sidang ini berjalan dengan lancar.. Dan saya pun yakin dengan segala keyakinan yang saya punya, ujian ini hanya bersifat mengulang selama 8 semester tentang ilmu komunikasi yang saya dapatkan selama proses belajar mengajar dikelas..

20 menit berjalannya sidang saya masih belum bisa menguasai diri saya yang bergetar cukup hebat saat itu, tapi dengan kekuatan dan percaya diri saya tetap lawan.. alhamdulillah saya bisa menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan sang Prof.

Emang yang namanya prof ya, pertanyaannya emang bikin pusing, cara pengambilan kata yang tepat dan efektif membuat kita para peserta sidang sempat sulit dibuatnya.. Tapi ciri khas dari prof, ini walau kita tidak bisa menjawab pertanyaan dari-nya dia mengajukan pertanyaan yang berbeda tapi dengan inti dan jawaban yang sama dari pertanyaan sebelumnya.. Jadi antara prof dan kita para peserta sama-sama memutar untuk membuat dan menjawab pertanyaan.. Pertanyaan yang pada dasarnya hanya berkisar tentang Teori Ilmu Komunikasi dan ilmu-ilmu yang mendukungnya..

oh ia jangan ditanya gimana rasanya duduk dikelas selama hampir kurang 4 jam, dengan menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan.. PEGELLLLL T_T pertanyaannya ga seberapa tapi tulang punggung yang ga bisa diajak kompromi.. Kenapa ya itu Profesor seneng banget ngomong hampir 4 jam dan duduk dengan manisnya, beda banget saya yang udah ga bisa diem duduk di bangku..

Sudah melewati 4 jam yang penuh siksaan akhirnya, sidang tersebut selesai dengan pertanyaan terakhir yang mengacu pada judul skripsi dari kita dengan pengaplikasian kedalam teori komunikasi yang telah dipertanyaakan sebelumnya.. Dan Pada akhirnya 20 Oktober 2010 tepat pukul 10.30 saya telah menyelesaikan sidang tahap pertama atau sidang profesor..



Oh ia ini Foto bersama teman seperjuangan dari kiri ke kanan (saya,sarah,erfan,pipit) sebenarnya masih ada beberapa orang lagi, cuma kebutulan semua masih pada diatas karena ada keperluan.. :)

Sekarang lanjut untuk sidang skripsi tanggal 22 Oktober 2010..

Nah kalo yang ini lebih jangan ditanya, saya ampe pengen lompat dari lantai 4 ruangan saya sidang skripsi :'( YA allah ya rabbi, astagfirullah saya ngucap terus-terusan untuk ngurangi rasa nervous saya.. Tapi tetap aja saya ga bisa nyembunyiin rasa deg-degkan saya.. dijadwalkan saya akan sidang pada pukul 8.00 pagi.. Dengan dosen penguji Bpk. Panngih dan Bpk. Iswanto Yarman..

Saya mengambil judul skripsi saya tentang Analisis Framing Pemberitaan Kasus Relokasi Rumah Potong Ayam di DKI Jakarta pada Surat Kabar KOMPAS periode (4 Maret - 31 Maret 2010).. Analisis Framing ini berkisar tentang bagaimana sebuah surat kabar dalam membingkai sebuah peristiwa sehingga layak dijadikan sebuah berita yang layak untuk dibaca para konsumen Surat Kabar..

Segitu aja tentang skripsi nya ntr kalo kebanyakaan saya nulis skripsi dua kali dong :D

balik ke suasana sidang saya, ruangan sidang saya bertempak di lantai 4 gedung merah putih Univ. Prof Dr. Moestopo beragama.. Jadwal seharusnya sidang saya adalah jam 8 tepat, tapi hingga jam 08.30 tanda-tanda penguji saya belum juga ada, hal ini membuat saya semakin panik, karena teman-teman saya yang lain sudah mulai diuji..

Saya tunggu dengan rasa yang begitu campur aduk, tapi dengan kekuatan doa, saya sabar menunggu hingga penguji pertama saya Pak Panggih datang tanpa di dampingi oleh penguji II saya karena beliau masih dalam perjalanan..

Alhamdulillah sidang berjalan dengan lancar saya bisa menjawab pertanyaan dari pak panggih dengan lancar dan percaya diri, ditengah prosesi sidang berjala penguji II saya datang, Bpk Iswanto menuturkan kenapa beliau telat untuk menghadiri sidang saya..

Saya tertawa geli karena alasan dosen saya telat, karena beliau mengurus surat rumahnya, sehingga beliau lupa kalo ada jadwal menguji.. hahahaha, karena memang beliau terkenal dimata mahasiswa dosen yang humoris..

Akhir perjalanan sidang skripsi saya berjalan dengan lancar, saya dinyatakan lulus dan harus merevisi skripsi saya yang kurang dalam penulisannya.. wahaaaaa lumayan juga loh revisiannya banyak.. Tapi saya tetap semangat dan bertekad membawa berita bahagia ini ke kedua orang tua saya..

ALHAMDULILLAH LULUSSSSS !!!!!!!!!!!!!!!



dari kiri kekanan (sarah,pipit,saya,indah, dan saya lupa satu lagi)

Bahagia tak terkira saya sampaikan kekedua orang tua saya, :) terimakasih ya allah, dan terimkasih untuk semua teman saya yang turut mendukung saya secara moril :)
dan ga lupa untuk pembimbing I saya pak Indiwan , dan pembimbing II saya Pak Bambang Winarso.. terimakasih atas waktu dan ilmu nya untuk membantu dan mengarahkan saya dalam penulisan skripsi ini..

Bersyukur tak henti-hentinya karena allah telah memberikan suatu kepercayaan kepada saya untuk menyandang gelar sarjana Ilmu Komunikasi :) semoga ilmu yang telah saya dapatkan bisa saya teruskan untuk dapat membangun INDONESIA lebih maju lagi aminnn..

Dan cerita bahagia ini berlanjut ke Medan, karena selepas saya lulus saya langsung berangkat ke Medan untuk ziarah makam ke eyang kakung dan eyang ti..

To Be Continued........

Kiss UtheLine